Service Mesin Fogging

Cara Kerja Mesin Fogging

Thermal Fogger, seperti namanya, menggunakan tenaga termal dalam bentuk panas untuk menguapkan larutan fogging, dalam banyak kasus insektisida, dan menyemprotkan larutan melalui nosel fogger dalam bentuk kabut atau asap. Insektisida atau cairan fogging lainnya diisi ke dalam wadah yang bagi kebanyakan fogger terletak di bawah fogger, tetapi pada beberapa produk akan dipasang di dalam tubuh fogger. Rata-rata fogger termal dasar akan memiliki tangki penyimpanan bahan bakar sekitar 40 oz (1,1 Liter), Dan tangki untuk Chemical sekitar 5 s.d 6 liter. 

Cara Kerja Mesin Fogging Manual

Saat dilakukan pemompaan angin mendorong bahan bakar (pertalite/pertamax/premium) dan mendorong ke switch otomatis coil ignition (pengapian Ke Busi) sehingga terjadi pembakaran dan api mendorong ke membran sehingga membran bergerak menghasilkan tekanan angin untuk mengkompresi api ke resonator (selongsong Fogging), dan tekanan angina yang di hasilkan mendorong ke tabung bahan bakar sehingga mesin tetap hidup dan  ke tabung chemical.

Saat Kran di tabung chemical di buka dan masuk ke ruang bakar depan maka akan menghasilkan asap.

Cara Kerja Mesin Fogging Automatic

Cara Kerja Mesin Fogging Automatic dan Manual sebenarnya sama, yang membedakan hanyalah proses start awal saja, jika mesin fogging manual untuk menghasilkan tekanan udara dilakukan dengan cara di pompa sedangkan mesin fogging automatic dihasilkan oleh sebuah alat yang di sebut automatic pump.

Bagaimana Cara Service Mesin Fogging

Berikut Adalah Video Panduan Cara Service Mesin Fogging Tasco KA 150, KB 150, KB 250, Mesin Fogging Swingfog SN 50, Mesin Fogging Swingfog SN 11, Mesin Fogging Igeba dll

https://youtu.be/n-PwpuOo8ikhttps://youtu.be/JHhbIpBcKrIhttps://youtu.be/TnGIR1WTLXUhttps://youtu.be/n-jV4cZ-8RIhttps://youtu.be/O6CDdj9K0D4https://youtu.be/8Wx7o49SZm4https://youtu.be/FyDa_x_nSwohttps://youtu.be/X4DYTERNKCQhttps://youtu.be/1mmxOfJlErYhttps://youtu.be/8wSTlcNiGxkhttps://youtu.be/65jFl9HKJTMhttps://youtu.be/RDnYOBythws

Kendala Mesin Fogging di Lapangan

1.     Mesin Susah di Hidupkan

a.     Check pengapian ke busi

b.     Check bahan bakar apakah naik ke ruang bakar.

c.  Check kondisi membran

d.     Jika Point a sampai point c dalam kondisi normal berarti ada kebocoran di resonator.

2.     Jika Pengapian Tidak Ada

a.     Lakukan Jumper di switch jika menyala berarti ada masalah pada switch

b.     Ukur Tegangan dengan menggunakan AVO meter, jika ada lakukan pergantian di BUSI, kerenggangan busi antara 3-4 mm

c. Jika Setelah Ganti Busi baru tetap tidak ada pengepian berarti ada masalah di coil ignition.

3.     Bensin Tidak Naik Ke Pembakaran

a.     SWINGFOG SN 50 lakukan pemancingan dengan menutup lubang di bagian karburator dengan jari, lakukan pemompaan dan pompaan akan terasa berat, jika keluar tapi setelah dinyalakan mati lagi atau harus di pompa terus agar hidup, berarti ada sumbatan di bagian spuyer. (untuk melakukan langkah ini lepas kepala coil ignition yang ke busi).

b.     Tasco KA 150 dan KB 150 buka bagian filter Bahan bakar yang berada di posisi belakang tangki, lalu bersihkan, jika kondisi darurat bisa dilepaskan tanpa filter.

c. IGEBA TF/AF 35 buka bagian pengaturan udara, bersihkan lalu di pompa, jika masih tidak naik ke pembakaran buka bagian karburator dan bersihkan dengan karbu cleaner.

4.     MESIN TIDAK MAU LANGSAM (IDLE)

Mesin tidak mau menyala lama atau kebanyakan orang menyebutnya dengan langsam, apa saja faktor penyebabnya.?

a.     Ada kebocoran udara di bagian selang.

b.     Spuyer tersumbat

c. Klep Valep sudah rusak (untuk beberapa type fogging tertentu.

d.     Ada Kebocoran di bagian resonator.

e.     Posisi semburan bahan bakar tidak lurus atau kurang besar. (untuk fogging Tasco KA 150, KB 150 dan Motoyama atau Produk dari Ace Hardware).

f.  Membran sudah tidak bagus.

5.     Asap Tidak Keluar

Asap tidak keluar biasanya diakibatkan oleh sumbatan yang ada di bagian selang dari tabung chemical kea rah selongsong depan, lakukan pengecekan di kran terlebih dahulu untuk mengetahui sumbatan yang terjadi di area mana. Jika di area kran masih keluar berarti ada sumbatan di bagian selang depan atau nozzle bagian depan. Bersihkan dengan menggunakan karbu cleaner.